Lewati ke konten

Riksa uji K3 dan pengurusan SILO (Surat Izin Layak Operasi) serta SIA alat

Konsultasi awal gratis

PJK3

Pendampingan Pengurusan SILO (Surat Izin Layak Operasi) dan SIA Alat

Pendampingan administrasi dari inventarisasi alat, penataan berkas, penjadwalan riksa uji, pelaporan ke unit pengawasan ketenagakerjaan, sampai surat keterangan yang di lapangan disebut SILO atau SIA terbit.

Tower crane menjulang di antara dua bangunan proyek
Dokumen menurut peraturan
Surat Keterangan Memenuhi Persyaratan K3
Sebutan lapangan
SILO (Surat Izin Layak Operasi) atau SIA (Surat Izin Alat)
Dasar terbit
Laporan hasil pemeriksaan dan pengujian alat
Waktu proses
Bergantung pada kelengkapan berkas dan proses instansi
01

Tentang Layanan

SILO (Surat Izin Layak Operasi) dan SIA (Surat Izin Alat) adalah istilah yang hidup di lapangan. Pemilik proyek menulisnya di persyaratan tender, petugas gerbang memintanya saat alat masuk lokasi, dan auditor mencarinya di arsip. Peraturan Kemnaker yang kami telaah tidak memakai kedua istilah itu. Hasil riksa uji dituangkan dalam Surat Keterangan Memenuhi Persyaratan K3 atau Surat Keterangan Tidak Memenuhi Persyaratan K3, dan alat yang memenuhi syarat diberi tanda berupa stiker. Dokumen inilah yang umumnya dimaksud dengan SILO atau SIA.

Pemakaian istilahnya tidak seragam. Sebagian orang memakai SILO dan SIA untuk dokumen yang sama, sebagian lain menyebut SIA untuk dokumen pertama saat alat baru didaftarkan dan SILO untuk hasil pemeriksaan berkala. Di sektor minyak dan gas bumi, kelayakan instalasi dan peralatan berada di bawah Ditjen Migas Kementerian ESDM, dan Permen ESDM No. 32 Tahun 2021 memakai istilah Persetujuan Layak Operasi serta persetujuan penggunaan. Di pertambangan mineral dan batubara, kelaikan alat menjadi tanggung jawab Kepala Teknik Tambang melalui pengujian kelaikan atau commissioning. Layanan ini dimulai dengan memastikan dokumen mana yang sebenarnya diminta dari Anda.

Setelah itu kami menata berkas tiap alat, menjadwalkan riksa uji oleh pemeriksa bidang yang sesuai, mengawal pelaporan hasilnya, dan menyerahkan dokumen beserta daftar jatuh tempo berikutnya. Kami tidak mengurus dokumen tanpa pemeriksaan fisik alat, dan tidak menjanjikan jenis dokumen yang berada di luar kewenangan kami, misalnya persetujuan dari instansi sektor migas atau pengesahan Kepala Teknik Tambang.

02

Tujuan Pemeriksaan

  • Memastikan dokumen yang diurus sesuai dengan yang diminta pemilik proyek atau auditor
  • Menata berkas teknis tiap alat sebelum pemeriksaan
  • Mengawal pelaporan hasil riksa uji sampai surat keterangan terbit
  • Menyusun daftar induk alat beserta jatuh tempo pemeriksaan
  • Mencegah alat tertahan di gerbang proyek karena dokumen kedaluwarsa

Manfaat bagi Perusahaan

  • Tim HSE tidak perlu menelusuri sendiri alur administrasi tiap bidang
  • Kekurangan berkas diketahui sejak awal sehingga proses tidak tertahan
  • Satu daftar untuk alat lintas bidang: angkat angkut, bejana, listrik, lift, dan mesin
  • Arsip per alat rapi dan siap ditunjukkan saat audit atau tender
03

Siapa yang Membutuhkan

  • Kontraktor dan perusahaan rental yang memobilisasi alat berat ke proyek
  • Perusahaan yang diminta melampirkan SILO atau SIA dalam tender
  • Pemilik alat bekas atau alat pindahan yang dokumennya tidak lengkap
  • Pabrik dengan banyak alat yang jatuh temponya berbeda-beda
  • Subkontraktor di lokasi migas dan pertambangan yang perlu memetakan persyaratan dokumen
04

Yang Perlu Disiapkan

  • Identitas perusahaan dan penanggung jawab
  • Daftar alat beserta lokasi, merek, tipe, kapasitas, dan nomor seri
  • Dokumen pembelian atau bukti kepemilikan alat
  • Manual, gambar teknis, dan sertifikat pabrikan yang tersedia
  • Surat keterangan dan laporan riksa uji lama
  • Persyaratan tertulis dari pemilik proyek bila ada
  • Surat kuasa atau surat penunjukan bila pengurusan diwakilkan
05

Lingkup Pekerjaan

Pemetaan persyaratan dan berkas

  • Klarifikasi dokumen yang diminta pemilik proyek atau auditor
  • Inventarisasi alat dan penggolongan bidang K3-nya
  • Pemeriksaan kesesuaian pelat nama, dokumen, dan kondisi alat
  • Daftar kekurangan berkas dan cara melengkapinya
  • Penyusunan data teknis dari pengukuran untuk alat tanpa dokumen

Riksa uji dan pelaporan

  • Penjadwalan pemeriksaan dan pengujian per bidang
  • Penyusunan laporan sesuai format peraturan yang berlaku
  • Penyampaian laporan ke unit pengawasan ketenagakerjaan
  • Tanggapan atas permintaan klarifikasi atau perbaikan
  • Pemantauan proses sampai dokumen terbit

Arsip dan tindak lanjut

  • Penyerahan surat keterangan dan stiker alat
  • Penyusunan daftar induk dokumen per alat
  • Jadwal pemeriksaan berkala berikutnya
  • Catatan temuan yang masih perlu ditindaklanjuti
06

Tahapan Pekerjaan

  1. Tahap 1 — Klarifikasi dan inventarisasi

    • Memastikan dokumen dan penerbit yang diminta
    • Pendataan alat dan dokumen yang ada
  2. Tahap 2 — Melengkapi berkas

    • Penyusunan dokumen yang kurang
    • Penjadwalan riksa uji
  3. Tahap 3 — Riksa uji

    • Pemeriksaan dan pengujian alat oleh pemeriksa bidang terkait
    • Tindak lanjut temuan dan pemeriksaan ulang bila perlu
  4. Tahap 4 — Pelaporan

    • Penyampaian laporan hasil pemeriksaan dan pengujian
    • Tindak lanjut klarifikasi dari instansi
  5. Tahap 5 — Penyerahan dokumen

    • Penyerahan surat keterangan dan stiker
    • Penyerahan daftar induk dan jadwal berikutnya
07

Yang Anda Terima

  • Daftar induk alat dan status dokumennya
  • Berkas teknis yang telah ditata per alat
  • Laporan pemeriksaan dan pengujian
  • Surat keterangan memenuhi atau tidak memenuhi persyaratan K3 sesuai hasil pemeriksaan
  • Tanda memenuhi syarat K3 berupa stiker untuk alat yang dinyatakan layak
  • Jadwal pemeriksaan berkala berikutnya
08

Pertanyaan seputar Pengurusan SILO & SIA

Apakah SILO dan SIA dokumen yang berbeda?

Pemakaiannya tidak seragam. Banyak pihak memakai keduanya untuk surat keterangan hasil riksa uji alat. Sebagian membedakan SIA sebagai dokumen awal alat dan SILO sebagai hasil pemeriksaan berkala. Tanyakan kepada pihak peminta dokumen apa persisnya yang mereka terima.

Siapa yang menerbitkan SILO atau SIA?

Untuk riksa uji K3 menurut peraturan Kemnaker, pemeriksaan dilakukan Ahli K3 spesialis dari PJK3 atau Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis, dan surat keterangan umumnya diterbitkan unit kerja pengawasan ketenagakerjaan. PJK3 tidak menerbitkan izin atas namanya sendiri.

Bisakah SILO diurus tanpa pemeriksaan alat?

Tidak. Surat keterangan diterbitkan berdasarkan laporan pemeriksaan dan pengujian. Tawaran dokumen tanpa pemeriksaan fisik patut dicurigai dan berisiko ditolak saat diverifikasi.

Berapa lama prosesnya?

Bergantung pada jumlah alat, kelengkapan berkas, hasil pemeriksaan, dan proses di instansi setempat, sehingga berbeda antar daerah. Kami menyampaikan perkiraan waktu setelah mengetahui lokasi dan kondisi berkas.

Apakah SILO Kemnaker diterima di lokasi migas dan tambang?

Tergantung persyaratan pemilik lokasi. Sektor migas punya ketentuan inspeksi sendiri di bawah Kementerian ESDM, dan di pertambangan kelaikan alat ditetapkan Kepala Teknik Tambang. Sering kali keduanya diminta. Sampaikan persyaratan tertulisnya agar kami dapat memetakannya.

Apakah hasilnya pasti memenuhi syarat?

Tidak. Surat keterangan mengikuti hasil pemeriksaan. Bila alat tidak memenuhi persyaratan, surat yang terbit menyatakan hal itu beserta alasan teknisnya, dan alat perlu diperbaiki lalu diperiksa kembali.

Artikel terkait

Prosedur & Persiapan

Syarat dan Cara Mengurus SILO/SIA Alat Berat

Syarat dan cara mengurus SILO/SIA alat berat: dokumen yang disiapkan, tahapan riksa uji, uji beban, pelaporan, sampai surat keterangan K3 dan stiker terbit.

5 menit baca

Dasar Riksa Uji

Perbedaan SILO, SIA, dan SIO: Alat atau Operator?

SILO dan SIA adalah dokumen kelayakan alat hasil riksa uji, sedangkan SIO adalah lisensi operator. Simak perbedaan objek, penerbit, dasar hukum, dan masa berlaku.

5 menit baca

Layanan lainnya

Jadwalkan riksa uji sebelum masa berlakunya habis

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Jasa Riksa Uji SILO akan membalas dengan rincian lingkup pekerjaan, jadwal, dan penawaran resmi.