
Dasar Riksa Uji
Uji Riksa Forklift, Lift, dan Listrik Adalah Apa? Ini Bedanya
Uji riksa forklift, lift, listrik, motor diesel, dan APAR adalah pemeriksaan K3 dengan peraturan berbeda. Simak bedanya dengan riksa uji silo dan tangki.
5 menit baca
Riksa uji K3 dan pengurusan SILO (Surat Izin Layak Operasi) serta SIA alat
Konsultasi awal gratis
PJK3
Pemeriksaan dan pengujian K3 untuk crane, hoist, forklift, excavator, dan alat berat lain sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Hasilnya menjadi dasar surat keterangan yang di lapangan disebut SILO atau SIA.

Pesawat angkat dan angkut adalah kelompok alat yang paling sering dimintai SILO atau SIA. Pemilik proyek, pengelola kawasan, dan auditor biasanya meminta bukti bahwa crane, forklift, atau excavator yang masuk ke lokasi sudah diperiksa dan dinyatakan layak. Dasar pemeriksaannya adalah Permenaker No. 8 Tahun 2020, yang mencakup pesawat angkat seperti crane dan hoist, pesawat angkutan di atas landasan dan permukaan seperti forklift dan alat berat, alat angkutan jalan rel, konveyor, serta alat bantu angkat seperti sling dan shackle.
Riksa uji menilai apakah alat masih sesuai dengan data pabrikan dan aman dipakai: struktur dan sambungannya, tali baja dan kait, sistem hidrolik, rem, alat pengaman dan pembatas, lalu kemampuan mengangkat beban. Peraturan yang sama menetapkan pemeriksaan dan pengujian berkala paling lambat dua tahun setelah pemeriksaan pertama dan selanjutnya satu tahun sekali, sedangkan alat bantu angkat diperiksa setahun sekali.
Hasil pemeriksaan dituangkan dalam laporan dan surat keterangan memenuhi atau tidak memenuhi persyaratan K3. Dokumen itulah yang umumnya dimaksud saat orang menyebut SILO atau SIA alat. Operatornya memerlukan dokumen lain, yaitu Lisensi K3 atau SIO, yang tidak termasuk layanan ini.
Ya, alat berat seperti excavator, wheel loader, dan bulldozer umumnya digolongkan sebagai pesawat angkutan di atas landasan dan permukaan dalam Permenaker No. 8 Tahun 2020. Penggolongan tiap unit kami konfirmasi saat telaah data.
Permenaker No. 8 Tahun 2020 menetapkan pemeriksaan dan pengujian berkala paling lambat 2 tahun setelah pemeriksaan pertama, lalu 1 tahun sekali. Alat bantu angkat diperiksa 1 tahun sekali.
Umumnya pemilik alat, karena beban harus tersedia di lokasi dan sesuai kapasitas unit. Bila Anda tidak memilikinya, sampaikan sejak awal agar pilihan penyediaannya dibahas dalam penawaran.
Tidak. SILO atau SIA menyangkut kelayakan alat, sedangkan SIO atau Lisensi K3 menyangkut kewenangan orang yang mengoperasikannya. Alat yang layak tetap harus dioperasikan operator berlisensi.
Surat keterangan melekat pada unit, tetapi pemilik proyek dapat meminta pemeriksaan ulang setelah alat dibongkar pasang atau dipindahkan. Tower crane dan passenger hoist misalnya diperiksa lagi setelah pemasangan di lokasi baru.

Dasar Riksa Uji
Uji riksa forklift, lift, listrik, motor diesel, dan APAR adalah pemeriksaan K3 dengan peraturan berbeda. Simak bedanya dengan riksa uji silo dan tangki.
5 menit baca
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Jasa Riksa Uji SILO akan membalas dengan rincian lingkup pekerjaan, jadwal, dan penawaran resmi.