Lewati ke konten

Riksa uji K3 dan pengurusan SILO (Surat Izin Layak Operasi) serta SIA alat

Konsultasi awal gratis

PJK3

Jasa Riksa Uji Pesawat Angkat dan Angkut: Crane, Forklift, dan Alat Berat

Pemeriksaan dan pengujian K3 untuk crane, hoist, forklift, excavator, dan alat berat lain sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Hasilnya menjadi dasar surat keterangan yang di lapangan disebut SILO atau SIA.

Mobile crane biru beroda banyak terparkir di tepi jalan
Dasar hukum
Permenaker No. 8 Tahun 2020
Objek
Crane, hoist, forklift, excavator, loader, dan alat bantu angkat
Berkala
Paling lambat 2 tahun setelah pemeriksaan pertama, selanjutnya 1 tahun sekali
Metode
Dokumen, visual, uji fungsi, uji beban, dan NDT bila perlu
01

Tentang Layanan

Pesawat angkat dan angkut adalah kelompok alat yang paling sering dimintai SILO atau SIA. Pemilik proyek, pengelola kawasan, dan auditor biasanya meminta bukti bahwa crane, forklift, atau excavator yang masuk ke lokasi sudah diperiksa dan dinyatakan layak. Dasar pemeriksaannya adalah Permenaker No. 8 Tahun 2020, yang mencakup pesawat angkat seperti crane dan hoist, pesawat angkutan di atas landasan dan permukaan seperti forklift dan alat berat, alat angkutan jalan rel, konveyor, serta alat bantu angkat seperti sling dan shackle.

Riksa uji menilai apakah alat masih sesuai dengan data pabrikan dan aman dipakai: struktur dan sambungannya, tali baja dan kait, sistem hidrolik, rem, alat pengaman dan pembatas, lalu kemampuan mengangkat beban. Peraturan yang sama menetapkan pemeriksaan dan pengujian berkala paling lambat dua tahun setelah pemeriksaan pertama dan selanjutnya satu tahun sekali, sedangkan alat bantu angkat diperiksa setahun sekali.

Hasil pemeriksaan dituangkan dalam laporan dan surat keterangan memenuhi atau tidak memenuhi persyaratan K3. Dokumen itulah yang umumnya dimaksud saat orang menyebut SILO atau SIA alat. Operatornya memerlukan dokumen lain, yaitu Lisensi K3 atau SIO, yang tidak termasuk layanan ini.

02

Tujuan Pemeriksaan

  • Memastikan struktur, mekanisme angkat, dan alat pengaman bekerja sesuai data pabrikan
  • Membuktikan kemampuan alat melalui uji fungsi dan uji beban
  • Menemukan keausan tali baja, kait, rantai, dan komponen hidrolik sebelum gagal
  • Memenuhi kewajiban pemeriksaan pertama dan berkala menurut Permenaker No. 8 Tahun 2020
  • Memperoleh surat keterangan yang dapat ditunjukkan kepada pemilik proyek dan auditor

Manfaat bagi Perusahaan

  • Alat dapat masuk ke lokasi proyek atau kawasan yang mensyaratkan SILO atau SIA
  • Risiko beban jatuh, alat terguling, dan kegagalan rem berkurang
  • Temuan disertai rekomendasi perbaikan dengan urutan prioritas
  • Jatuh tempo pemeriksaan berikutnya tercatat per unit
03

Siapa yang Membutuhkan

  • Kontraktor dan perusahaan rental alat berat yang memobilisasi unit ke proyek
  • Pabrik dan gudang dengan forklift, overhead crane, dan hoist
  • Pelabuhan, galangan, dan terminal dengan crane dermaga atau crane apung
  • Proyek konstruksi dengan tower crane, mobile crane, dan passenger hoist
  • Tim HSE yang menyiapkan audit SMK3 atau persyaratan tender
04

Yang Perlu Disiapkan

  • Daftar alat: jenis, merek, tipe, kapasitas, tahun pembuatan, dan nomor seri
  • Buku manual, load chart, dan gambar teknis bila tersedia
  • Surat keterangan dan laporan riksa uji sebelumnya
  • Catatan pemeliharaan, perbaikan, dan modifikasi
  • Lisensi K3 atau SIO operator yang akan mengoperasikan alat saat pengujian
  • Beban uji dan alat bantu angkat sesuai kapasitas yang akan diuji
  • Area uji yang rata, aman, dan bebas dari lalu lintas orang
  • Alat dalam kondisi bersih agar retak dan kebocoran dapat terlihat
05

Lingkup Pekerjaan

Pemeriksaan dokumen

  • Pelat nama, kapasitas, dan identitas unit
  • Manual, load chart, dan gambar teknis
  • Riwayat pemeriksaan, perbaikan, dan modifikasi
  • Sertifikat tali baja, kait, dan alat bantu angkat bila ada
  • Lisensi operator dan juru ikat yang bertugas

Pemeriksaan visual dan dimensi

  • Rangka, boom, mast, garpu, dan sambungan las atau baut
  • Tali baja, rantai, puli, drum, dan kait beserta pengunci
  • Silinder, selang, dan sambungan hidrolik
  • Rem, kopling, kemudi, roda, ban, atau rantai kelabang
  • Outrigger, pemberat, dan dudukan
  • Kabin, pelindung atas, tangga, dan pegangan

Pengujian

  • Uji fungsi tanpa beban untuk semua gerakan
  • Uji beban sesuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku
  • Uji alat pembatas: limit switch, pembatas beban, dan pembatas putar
  • Uji rem dan penahan beban
  • Uji penetran atau partikel magnetik pada kait dan las yang dicurigai
  • Pengukuran diameter tali baja dan keausan kait

Alat pengaman dan perlengkapan

  • Indikator beban dan indikator sudut boom
  • Alarm mundur, klakson, lampu, dan lampu putar
  • Tombol berhenti darurat
  • Sabuk pengaman dan alat pemadam api ringan di kabin
  • Tanda kapasitas dan label peringatan
06

Tahapan Pekerjaan

  1. Tahap 1 — Telaah data

    • Pengumpulan daftar alat dan dokumen
    • Penentuan jenis riksa uji: pertama, berkala, khusus, atau ulang
    • Penentuan kebutuhan beban uji dan area
  2. Tahap 2 — Pemeriksaan

    • Rapat pembuka dan pengenalan bahaya di lokasi
    • Pemeriksaan dokumen dan visual
    • Pengukuran komponen yang aus
  3. Tahap 3 — Pengujian

    • Uji fungsi tanpa beban
    • Uji beban dan uji alat pengaman
    • NDT pada titik terpilih bila diperlukan
  4. Tahap 4 — Temuan dan laporan

    • Penyampaian temuan awal di lokasi
    • Penyusunan laporan pemeriksaan dan pengujian
    • Pelaporan hasil untuk penerbitan surat keterangan
07

Yang Anda Terima

  • Laporan pemeriksaan dan pengujian per unit
  • Catatan uji beban dan hasil pengukuran
  • Dokumentasi foto temuan dan rekomendasi perbaikan
  • Surat keterangan memenuhi atau tidak memenuhi persyaratan K3 sesuai hasil pemeriksaan
  • Tanda atau stiker memenuhi syarat K3 bila unit dinyatakan layak
08

Pertanyaan seputar Crane, Forklift & Alat Berat

Apakah excavator dan alat berat lain termasuk pesawat angkat dan angkut?

Ya, alat berat seperti excavator, wheel loader, dan bulldozer umumnya digolongkan sebagai pesawat angkutan di atas landasan dan permukaan dalam Permenaker No. 8 Tahun 2020. Penggolongan tiap unit kami konfirmasi saat telaah data.

Riksa uji crane dan forklift berapa tahun sekali?

Permenaker No. 8 Tahun 2020 menetapkan pemeriksaan dan pengujian berkala paling lambat 2 tahun setelah pemeriksaan pertama, lalu 1 tahun sekali. Alat bantu angkat diperiksa 1 tahun sekali.

Siapa yang menyediakan beban uji?

Umumnya pemilik alat, karena beban harus tersedia di lokasi dan sesuai kapasitas unit. Bila Anda tidak memilikinya, sampaikan sejak awal agar pilihan penyediaannya dibahas dalam penawaran.

Apakah SILO alat sama dengan SIO operator?

Tidak. SILO atau SIA menyangkut kelayakan alat, sedangkan SIO atau Lisensi K3 menyangkut kewenangan orang yang mengoperasikannya. Alat yang layak tetap harus dioperasikan operator berlisensi.

Bagaimana dengan alat rental yang berpindah lokasi?

Surat keterangan melekat pada unit, tetapi pemilik proyek dapat meminta pemeriksaan ulang setelah alat dibongkar pasang atau dipindahkan. Tower crane dan passenger hoist misalnya diperiksa lagi setelah pemasangan di lokasi baru.

Artikel terkait

Layanan lainnya

Jadwalkan riksa uji sebelum masa berlakunya habis

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Jasa Riksa Uji SILO akan membalas dengan rincian lingkup pekerjaan, jadwal, dan penawaran resmi.