Lewati ke konten

Riksa uji K3 dan pengurusan SILO (Surat Izin Layak Operasi) serta SIA alat

Konsultasi awal gratis

Alat Bantu Angkat

Riksa Uji Wire Rope untuk SILO dan SIA

Tali kawat baja pilin yang menjadi media angkat pada crane, hoist, winch, lift, dan gondola, serta bahan pembuat sling.

Gantry crane dengan kait dan beban tergantung di area terbuka

Mengenal Wire Rope

Wire rope dibuat dari kawat-kawat baja yang dipilin menjadi strand, lalu beberapa strand dipilin mengelilingi inti (core) dari serat atau baja. Konstruksinya ditulis dengan jumlah strand dan jumlah kawat per strand, misalnya 6x36. Konstruksi, arah pilinan, jenis inti, dan mutu baja menentukan kelenturan, ketahanan aus, dan kekuatan putusnya.

Tali baja adalah komponen aus: ia melemah karena lelah tekuk di puli, gesekan, karat, dan kerusakan mekanis. Karena beban dan sering kali orang bergantung padanya, keputusan kapan tali harus diganti didasarkan pada kriteria afkir yang terukur, bukan perkiraan.

Penggunaan umum

  • Tali angkat dan tali boom pada crane
  • Tali hoist, winch, lift, dan gondola
  • Bahan pembuatan wire rope sling
  • Tali penahan (guy rope) pada tiang dan menara

Lingkup riksa uji Wire Rope

Hasil pemeriksaan dan pengujian inilah yang menjadi dasar penerbitan dokumen kelaikan alat, yang di lapangan sering disebut SILO (Surat Izin Layak Operasi) atau SIA (Surat Izin Alat).

  • Jumlah kawat putus pada panjang tertentu dibandingkan kriteria afkir
  • Pengukuran diameter dan pengecilan akibat aus atau inti rusak
  • Karat luar dan indikasi karat dalam
  • Deformasi: tekukan (kink), sangkar burung, strand menonjol, dan pipih
  • Kondisi terminasi, klem, soket, dan thimble
  • Kesesuaian tali dengan puli dan drum serta kondisi alurnya
  • Pengujian tidak merusak atau uji tarik sampel bila diminta ahli K3

Dokumen yang perlu disiapkan

  • Sertifikat pabrikan tali baja (mill certificate) dengan kekuatan putus
  • Spesifikasi tali dari manual alat angkat
  • Catatan pemasangan, pelumasan, dan penggantian tali
  • Laporan pemeriksaan tali sebelumnya

Dasar regulasi

Tali baja diatur sebagai bagian dari pesawat angkat dan alat bantu angkat dalam Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut, termasuk syarat kelayakan dan pemeriksaannya. Tidak ada lisensi operator khusus untuk tali baja; yang relevan adalah kompetensi rigger, teknisi, dan Ahli K3 yang memeriksa, sebagaimana diatur dalam peraturan itu.

Bagian Wire Rope yang diperiksa

  • Kawat (wire) — Unsur terkecil dari baja tarik tinggi yang memikul beban.
  • Strand — Pilinan sejumlah kawat yang menjadi untaian tali.
  • Inti (core) — Penopang strand di tengah tali, dari serat (FC) atau baja (IWRC).
  • Pelumas — Mengurangi gesekan antarkawat dan melindungi dari karat.
  • Terminasi ujung — Soket, wedge socket, atau ferrule yang mengikat ujung tali ke struktur atau pengait.
  • Klem tali (wire rope clip) — Penjepit untuk membentuk mata pada ujung tali.
  • Thimble — Pelindung lengkung mata tali dari tekukan tajam.

Bahaya utama pada Wire Rope

  • Tali putus mendadak karena lelah, karat, atau beban lebih
  • Luka tangan akibat kawat putus yang mencuat
  • Cambukan tali saat putus dalam keadaan tegang
  • Terminasi lepas karena klem dipasang salah
  • Kerusakan tersembunyi di bagian dalam tali yang tidak terlihat dari luar

Pertanyaan seputar Wire Rope

Apa saja yang diperiksa dalam riksa uji Wire Rope?

Jumlah kawat putus pada panjang tertentu dibandingkan kriteria afkir; Pengukuran diameter dan pengecilan akibat aus atau inti rusak; Karat luar dan indikasi karat dalam; Deformasi: tekukan (kink), sangkar burung, strand menonjol, dan pipih; Kondisi terminasi, klem, soket, dan thimble; Kesesuaian tali dengan puli dan drum serta kondisi alurnya; Pengujian tidak merusak atau uji tarik sampel bila diminta ahli K3.

Dokumen apa yang perlu disiapkan untuk riksa uji Wire Rope?

Sertifikat pabrikan tali baja (mill certificate) dengan kekuatan putus; Spesifikasi tali dari manual alat angkat; Catatan pemasangan, pelumasan, dan penggantian tali; Laporan pemeriksaan tali sebelumnya.

Apa dasar regulasi K3 untuk Wire Rope?

Tali baja diatur sebagai bagian dari pesawat angkat dan alat bantu angkat dalam Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut, termasuk syarat kelayakan dan pemeriksaannya. Tidak ada lisensi operator khusus untuk tali baja; yang relevan adalah kompetensi rigger, teknisi, dan Ahli K3 yang memeriksa, sebagaimana diatur dalam peraturan itu.

Riksa Uji SILO/SIA lain di kelompok Alat Bantu Angkat

Jadwalkan riksa uji sebelum masa berlakunya habis

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Jasa Riksa Uji SILO akan membalas dengan rincian lingkup pekerjaan, jadwal, dan penawaran resmi.