Pesawat Tenaga & Produksi
Riksa Uji Tanur untuk SILO dan SIA
Dapur bersuhu tinggi untuk melebur, memanaskan, atau membakar bahan di pengecoran logam, pabrik baja, semen, dan keramik.

Mengenal Tanur
Tanur adalah dapur industri yang bekerja pada suhu tinggi. Tanur induksi melebur logam dengan arus pusar dari kumparan berpendingin air. Tanur busur listrik melebur baja bekas dengan busur dari elektroda grafit. Kupola dan tanur tinggi memakai kokas. Ada pula tanur perlakuan panas, tanur putar (rotary kiln) di pabrik semen, dan tanur pembakaran keramik. Semuanya dilapisi bahan tahan api yang memisahkan isi panas dari selubung baja.
Bahaya khas tanur datang dari pertemuan logam cair dengan air. Sedikit air dari bahan baku basah atau dari kebocoran pendingin akan berubah menjadi uap seketika dan melontarkan logam cair. Bahaya kedua adalah lapisan tahan api yang menipis sampai logam cair menembus selubung. Riksa uji tanur memeriksa lapisan tahan api, sistem pendingin, pengaman pembakaran, dan mekanisme tuang.
Penggunaan umum
- Peleburan besi, baja, aluminium, dan tembaga di pengecoran
- Pabrik baja dan peleburan mineral (smelter)
- Perlakuan panas komponen logam
- Pembakaran klinker semen, kapur, dan keramik
Lingkup riksa uji Tanur
Hasil pemeriksaan dan pengujian inilah yang menjadi dasar penerbitan dokumen kelaikan alat, yang di lapangan sering disebut SILO (Surat Izin Layak Operasi) atau SIA (Surat Izin Alat).
- Pemeriksaan selubung baja dari deformasi, titik panas, dan retak
- Pemeriksaan kondisi dan ketebalan lapisan tahan api
- Pemeriksaan sistem air pendingin beserta alarm aliran dan suhu
- Uji fungsi pengaman nyala, purging, dan katup penutup bahan bakar
- Uji fungsi detektor kebocoran lapisan pada tanur induksi
- Pemeriksaan mekanisme tuang, silinder hidrolik, dan pengunci
- Pemeriksaan instalasi listrik, pembumian, dan tombol henti darurat
- Pemeriksaan sistem penghisap asap serta kondisi lantai dan lubang darurat
Dokumen yang perlu disiapkan
- Buku manual dan data teknis tanur
- Catatan pemasangan dan penggantian lapisan tahan api
- Catatan pemeliharaan sistem pendingin dan pengaman
- Laporan riksa uji sebelumnya
- Hasil pengukuran lingkungan kerja di area tanur bila ada
Dasar regulasi
Tanur termasuk lingkup Permenaker No. 38 Tahun 2016 tentang K3 Pesawat Tenaga dan Produksi; ketentuan rinci serta jangka waktu pemeriksaannya dirujuk pada naskah peraturan. Sisi kelistrikan tanur induksi dan busur mengikuti Permenaker No. 12 Tahun 2015, dan paparan panas serta asap mengikuti Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja.
Bagian Tanur yang diperiksa
- Selubung baja (shell) — Rangka luar yang menahan lapisan tahan api dan isi tanur.
- Lapisan tahan api (refractory lining) — Menahan panas dan melindungi selubung dari logam cair.
- Kumparan induksi atau elektroda — Sumber panas pada tanur listrik.
- Burner dan blower — Sumber panas dan pemasok udara pada tanur berbahan bakar.
- Sistem air pendingin — Mendinginkan kumparan, panel, dan elektroda.
- Mekanisme tuang (tilting) — Memiringkan tanur untuk menuang logam cair ke ladel.
- Pengaman nyala dan katup bahan bakar — Memutus bahan bakar bila api padam.
- Detektor kebocoran lapisan (earth leakage) — Memberi peringatan bila logam mendekati kumparan.
- Termokopel dan pirometer — Mengukur suhu tanur dan logam cair.
- Sistem penghisap asap — Menangkap asap dan debu dari mulut tanur.
Bahaya utama pada Tanur
- Ledakan uap akibat logam cair bertemu air atau bahan basah
- Logam cair menembus lapisan tahan api (run out)
- Luka bakar dari percikan logam dan radiasi panas
- Ledakan gas saat penyalaan burner
- Asap logam, debu, dan gas CO
- Sengatan listrik pada tanur induksi dan busur
Pertanyaan seputar Tanur
Apa saja yang diperiksa dalam riksa uji Tanur?
Pemeriksaan selubung baja dari deformasi, titik panas, dan retak; Pemeriksaan kondisi dan ketebalan lapisan tahan api; Pemeriksaan sistem air pendingin beserta alarm aliran dan suhu; Uji fungsi pengaman nyala, purging, dan katup penutup bahan bakar; Uji fungsi detektor kebocoran lapisan pada tanur induksi; Pemeriksaan mekanisme tuang, silinder hidrolik, dan pengunci; Pemeriksaan instalasi listrik, pembumian, dan tombol henti darurat; Pemeriksaan sistem penghisap asap serta kondisi lantai dan lubang darurat.
Dokumen apa yang perlu disiapkan untuk riksa uji Tanur?
Buku manual dan data teknis tanur; Catatan pemasangan dan penggantian lapisan tahan api; Catatan pemeliharaan sistem pendingin dan pengaman; Laporan riksa uji sebelumnya; Hasil pengukuran lingkungan kerja di area tanur bila ada.
Apa dasar regulasi K3 untuk Tanur?
Tanur termasuk lingkup Permenaker No. 38 Tahun 2016 tentang K3 Pesawat Tenaga dan Produksi; ketentuan rinci serta jangka waktu pemeriksaannya dirujuk pada naskah peraturan. Sisi kelistrikan tanur induksi dan busur mengikuti Permenaker No. 12 Tahun 2015, dan paparan panas serta asap mengikuti Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja.
Riksa Uji SILO/SIA lain di kelompok Pesawat Tenaga & Produksi
Jadwalkan riksa uji sebelum masa berlakunya habis
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Jasa Riksa Uji SILO akan membalas dengan rincian lingkup pekerjaan, jadwal, dan penawaran resmi.