Bejana tekan adalah bejana selain pesawat uap yang di dalamnya terdapat tekanan dan dipakai menampung gas, udara, campuran gas, atau campuran udara. Begitulah rumusan Permenaker No. 37 Tahun 2016, yang memakai istilah resmi bejana tekanan. Contoh yang paling dekat adalah tangki udara kompresor dan tabung gas. Artikel ini menguraikan batasannya, contoh di pabrik, jenis-jenisnya, dan alat pengaman yang wajib ada.
Bejana tekan adalah apa menurut peraturan?
Tiga unsur dalam definisinya:
- Bejana, yaitu wadah tertutup.
- Selain pesawat uap. Boiler dan ketel uap tidak termasuk, karena diatur peraturan uap.
- Menampung gas, udara, atau campurannya dalam keadaan bertekanan, termasuk gas yang dikempa menjadi cair, terlarut, atau beku.
Tidak semua wadah bertekanan masuk lingkup peraturan. Batasnya adalah tekanan lebih dari 1 kg/cm2 dan volume lebih dari 2,25 liter. Kaleng semprot kecil berada di bawah batas volume itu, sedangkan tangki udara kompresor bengkel sudah melewatinya.
Istilah bejana tekan dan bejana tekanan menunjuk benda yang sama. Peraturan lama memakai bejana tekan, peraturan yang sekarang berlaku memakai bejana tekanan.
Yang termasuk bejana tekan adalah apa saja?
Peraturan membagi bejana tekanan menjadi lima kelompok:
| Kelompok | Penjelasan singkat | Contoh |
|---|---|---|
| Bejana penyimpanan gas dan campuran gas | Menyimpan gas bertekanan, cair, atau terlarut | Tabung oksigen, nitrogen, asetilen, tangki LPG |
| Bejana penyimpanan bahan bakar gas untuk kendaraan | Tabung bahan bakar yang dipasang pada kendaraan | Tabung gas pada forklift atau kendaraan berbahan bakar gas |
| Bejana transport | Mengangkut gas atau material dengan tekanan | Tangki angkut gas, tangki truk curah yang dibongkar dengan tekanan udara |
| Bejana proses | Bagian dari proses produksi | Tangki udara kompresor, separator, reaktor, penukar panas |
| Pesawat pendingin | Sistem dengan zat pendingin bertekanan | Instalasi pendingin amonia atau freon |
Pengelompokan ini penting karena interval pemeriksaan berkala dalam lampiran peraturan berbeda menurut jenis bejana dan isinya.
Contoh bejana tekan di pabrik
Pertanyaan contoh bejana tekan di pabrik biasanya muncul saat tim HSE mulai mendata. Daftar ini bisa dipakai sebagai titik awal:
- tangki udara kompresor, sering disebut bejana angin atau air receiver tank;
- tabung gas industri: oksigen, asetilen, argon, nitrogen, karbon dioksida;
- tangki LPG dan tangki gas cair lain;
- tangki nitrogen atau oksigen cair;
- akumulator hidrolik;
- bejana pengirim pada sistem angkut pneumatik semen, tepung, atau pelet;
- tangki truk curah semen yang dibongkar dengan tekanan udara;
- penukar panas dan bejana proses bertekanan;
- tangki pemadam jenis gas dan tabung APAR;
- instalasi pendingin berkapasitas besar.
Di area silo, bejana tekan sering tersembunyi: tangki udara untuk pembersih filter atap, tangki udara aerasi, dan bejana pengirim di bawah silo. Karena dianggap bagian dari silo, unit-unit ini kerap tidak masuk daftar riksa uji.
Mana yang bukan bejana tekan?
| Unit | Status | Alasan |
|---|---|---|
| Boiler atau ketel uap | Pesawat uap | Dikecualikan dalam definisi |
| Tangki solar, tangki CPO, tangki bahan kimia cair | Tangki timbun | Menyimpan cairan, tekanannya dari berat cairan |
| Silo semen, pakan, biji-bijian | Tidak disebut dalam peraturan | Menyimpan material padat pada tekanan atmosfer |
| Silo yang dibongkar atau diisi dengan tekanan di atas batas | Perlu ditelaah | Bisa masuk bejana tekanan menurut data desainnya |
| Pipa bertekanan | Bukan bejana | Berfungsi mengalirkan, bukan menampung |
Perbandingan lengkapnya ada di artikel perbedaan silo, tangki timbun, dan bejana tekanan.
Perlengkapan pengamanan bejana tekan adalah apa saja?
Bahaya bejana tekan adalah energi gas yang tersimpan. Perlengkapan pengaman berfungsi mencegah tekanan melampaui batas dan memberi tahu operator kondisi di dalamnya. Yang umum:
- katup pengaman atau safety valve, yang membuka sendiri saat tekanan mencapai setelannya;
- pengukur tekanan dengan tanda batas tekanan kerja;
- pelat nama yang memuat pabrikan, nomor seri, tahun, volume, dan tekanan;
- katup penutup pada saluran masuk dan keluar;
- katup pembuang kondensat di titik terendah tangki udara;
- lubang periksa agar bagian dalam bisa dilihat;
- keping pecah, alat ukur level, atau alat ukur suhu pada bejana tertentu.
Peraturan merinci perlengkapan menurut jenis bejana. Untuk kepastian per unit, rujuk naskahnya.
Kesalahan yang umum pada perlengkapan pengaman: katup pengaman diganti dengan tekanan setel lebih tinggi dari tekanan desain, ada katup penutup di antara bejana dan katup pengaman, dan pengukur tekanan rusak dibiarkan.
Bagaimana bejana tekan diperiksa dan diuji?
Pemeriksaan pertama sebelum dipakai mencakup gambar konstruksi, sertifikat bahan, catatan pembuatan, bagian luar dan dalam, dimensi, pengujian tidak merusak, dan percobaan padat. Tekanan ujinya 1,5 kali tekanan kerja yang diperbolehkan atau tekanan desain.
Pemeriksaan berkala mengulang sebagian besar lingkup itu menurut jadwal dalam lampiran peraturan. Bila hasilnya tidak memenuhi syarat, uji tekan diulang. Soal jadwal kami bahas di artikel masa berlaku riksa uji bejana tekan.
Cara mendata bejana tekan di tempat kerja
- Telusuri area per area, termasuk ruang kompresor, gudang gas, dan atap silo.
- Foto pelat nama setiap unit.
- Catat isi, volume, tekanan kerja, dan tahun pembuatan.
- Tandai unit yang melewati batas 1 kg/cm2 dan 2,25 liter.
- Cocokkan dengan surat keterangan yang ada.
- Susun jadwal untuk unit yang belum pernah atau sudah lama tidak diperiksa.
Unit tanpa pelat nama perlu perhatian khusus, karena tekanan kerja amannya tidak diketahui. Lingkup pekerjaan kami untuk kelompok ini ada di halaman riksa uji bejana tekanan.
Referensi
- Permenaker No. 37 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bejana Tekanan dan Tangki Timbun
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja



